Togean Island, Surga Para Traveller

suasana pinggir pantai bolilanga

Inilah Kepulauan Togean, tempat yang selalu menjadi impian bagi para traveller terutama Wisatawan Asing. Gugusan Kepulauan Togean memiliki pulau-pulau yang teramat cantik dan terawat. Banyak Cottage-cottage yang sudah terkelola dengan baik oleh para investor.

Togean Island sudah terkenal baik di dalam negeri maupun di mancanegara. Terhitung sekitar 6000 wisatawan asing setiap tahunnya berkunjung ke tempat ini. Mereka berlibur selama beberapa hari untuk menikmati suasana nyaman dan tenang tanpa hiruk pikuk kota besar, sambil menikmati keindahan pantai pasir putih dan gradasi laut yang sangat memanjakan mata.

Dari Luwuk, anda dapat menempuh perjalanan via darat selama sekitar 6 jam ke kota Ampana, kemudian dilanjutkan dengan Speed boat/ Kapal Feri menuju pulau-pulau yang ingin di kunjungi. Untuk mencapai Luwuk sendiri, anda dapat menggunakan maskapai Garuda Indonesia dari Makassar yang beroperasi setiap harinya. Melalui Maskapai Plat Merah bintang lima ini, Perjalanan dari Makassar ke Luwuk ditempuh selama sekitar 1jam dan 30 menit. Dengan pelayanan dari awak kabin terbaik di dunia, rasa lelah di perjalanan tidak akan terasa dan anda dapat mendarat di Luwuk dengan kondisi prima. Memang, stamina yang baik adalah bekal utama dari perjalanan panjang menuju Togean.

Selama di perjalanan menggunakan speed boat/ Kapal Ferri, anda dapat melihat deretan pulau-pulau kecil  yang mengundang untuk dikunjungi, serta perkampungan-perkampungan di pinggir laut yang sangat unik. Beberapa kali saya mengambil video karena merasa sangat disayangkan apabila kita melewatkan pemandangan-pemandangan menarik di perjalanan.

Alhamdulillah saya mendapat kesempatan untuk melakukan One Day Visit ke Togean Island dan Perjalanan saya kali ini adalah mengunjungi 2 Pulau, yaitu Pulau Bolilanga dan Pulau Pangempa serta Pantai Tanjung Api yang ada di Ampana

  1. Pulau Bolilanga

bolilanga resort             bolilanga resort

Kesan pertama ketika menginjakkan kaki di Pulau ini adalah rasa takjub menyaksikan indahnya Pulau ini. Lamanya perjalanan dari Luwuk ke Ampana terbayarkan dalam sekejap mata. What a wonderful Island!!

Pulau yang sangat menakjubkan. Salah satu hal yang membuat Pulau Bolilanga ini indah ialah Pengelolaan Cottage dan Pantai yang sangat baik.

pohon kelapapohon kelapa berjejer di depan cottage, terdapat ayunan di antaranya

Sejauh mata memandang, tidak ada sampah yang berserakkan. Putihnya Pasir Pantai, jejeran pohon kelapa dengan ayunan yang terpasang di antara pohon-pohon, serta rapinya penataan cottage-cottage dipinggir Pulau menjadi sebuah pemandangan yang benar-benar membuat kita lupa akan semua masalah yang ada dan penatnya hidup di Kota besar.

Keindahan Pulau Bolilangamenatap keindahan gradasi laut sambil bermain ayunan

kecantikanmenemukan wanita cantik dalam pulau yang cantik

 

view bolilanga

2. Pulau Pangempa

pangempa seorang wanita cantik sedang menikmati indahnya laut di Pulau Pangempa

Pulau ini tidak kalah indahnya dengan Pulau Bolilanga, Ciri khas dari Pulau ini adalah Pasir putih yang ringan tertiup angin dan dari Pulau ini terlihat kampung yang terletak di seberang Pulau.

pasir putih ringanseorang anak bermain-main dengan pasir

Cottage Pulau ini juga tertata dengan rapi, saat saya berkunjung, terdapat 2 rombongan turis yang sedang berlibur di tempat ini. Resto d Pulau ini lebih luas di bandingkan dengan Pulau Bolilanga sehingga semua rombongan bisa tertampung dalam satu tempat.

rumah makan pangempapara wisatawan domestik dan mancanegara dalam satu resto menikmati makan siang

 

Dari Pulau Pangempa, kita dapat melihat terdapat perkampungan masyarakat yang dengan rumah-rumah yang menjorok ke Laut. Perkampungan ini membuat Pulau Pangempa lebih ramai di banding Pulau Bolilanga. Di Pulau ini, sinyal handphone juga tidak hilang. Untuk anda yang ingin berlibur tanpa kehilangan akses telepon/sms, Pulau Pangempa adalah pilihan yang tepat.

 

3. Pantai Tanjung Api

20150917_114706

Apabila anda mencari keindahan pantai pada umumnya, maka anda akan sulit mendapatkannya di sini. Pantai ini tidak seindah pantai-pantai di Kepulauan Togean. Meskipun begitu, bukan berarti pantai ini tidak menarik untuk di kunjungi, karena ada hal yang sangat unik yang tidak bisa di dapatkan di Pantai-pantai lainnya. Dengan menggunakan perahu kantinting selama hampir 1 jam dari daerah sekitar pelabuhan, kita pergi menuju sisi lain dari Kab. Tojo Una-una ini, menuju Pantai Tanjung Api yang pasir nya saja sudah lebih panas dari pantai lainnya. Menurut penduduk di Ampana, di pantai ini kita dapat melihat api keluar dari pasir. Banyak orang yang membawa telur, ikan, dsb untuk membakarnya disana, sekaligus menguji kebenaran apakah api dapat keluar dari pasirnya.

Ternyata ketika saya tiba disana, pemandu yang juga menjadi supir perahu kami, menunjukkan daerah / wilayah dimana terdapat api yang keluar dari tanah. Dan benar saja, dengan mengambil kayu, ia menggosok-gosokan ke tumpukkan bebatuan dan dasar bukit yang ada di area pantai itu, keluarlah api dari sana. Tidak hanya di tempat itu, ada juga titik yang telah di tata dengan batu-batu membentuk tempat pembakaran. Apabila kita memukul-mukul/ menggali dengan kayu ataupun batu, api pun keluar dari sana.

20150917_114321api keluar dari dasar bukit

20150917_113642spot yang telah di tata dengan batu-batu membentuk tempat pembakaran

Kami telah menyiapkan pisang untuk di bakar, dan dengan menunggu sekitar 20 menit, pisang bakarpun siap disantap.

20150917_113104membakar pisang dengan api “abadi”

sambil menggelar alas duduk dibawah pepohonan, kami menikmati makan siang berupa pisang bakar sambil memandangi beningnya lautan. kami ragu apakah kandungan air di pinggir laut ini cukup bersih atau sudah mengandung zat kimia, karena indikasi dari api yang dapat menyala sendiri ialah adanya kandungan gas di pantai tersebut. Ketika kami berada di pinggir pantai, kami dapat melihat gelembung-gelembung gas yang keluar dari dasar pantai tersebut. Hingga kini, Pantai Tanjung Api masih menjadi objek penelitian baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Pemandu kami menceritakan, beberapa orang asing datang ke tempat tersebut untuk mengambil sampel pasir, batu dan air sambil berenang di pinggir pantai.

Betapa pengalaman yang tidak terlupakan, mulai dari menikmati surganya para traveller di Gugus kepulauan Togean, hingga bermain api di pantai Tanjung Api. Semua Keindahan ini membuat saya bertekad ingin mengunjunginya kembali suatu saat nanti, tentu dengan waktu yang lebih lama. Bagaimana dengan anda? Tertarik bukan…?

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s