antara PSAF MIPA 2010 dan Ayah saya…

Anda tahu siapa yang meninggal tepat satu hari setelah PSAF MIPA UI 2010 berlangsung? saya tahu, ia adalah ayah saya, ayah dari Syah Reza, seorang Project Officer PSAF mipa 2010…

maka, izinkan saya bercerita sebentar. dengan isi yang sengaja dibuat tidak jelas..

sore hari, ketika ashar masih bernuansa, para mahasiswa baru 2010 masih beraktivitas dengan PSAFnya, saat mereka bersiap untuk melakukan dinamika angkatan, saat mereka -reg dan par- menemui momen untuk bergabung setelah 2hari melaksanakan PSAF terpisah, berderinglah handphone saya pertanda bahwa ada telepon masuk. kakak saya ternyata yang menelepon.

benar saja, ia meminta saya untuk segera pulang karena bapak saya sedang mengalami koma atas sakit yang di deritanya…

meminta izin ke Mahalum, memastikan semua berjalan lancar, bicara dengan Sekum, barulah saya pulang ke rumah…

sesampainya dirumah adalah momen yang tidak memungkinkan untuk diceritakan, hanya saja, ternyata ayah saya tidak berada dirumah karena satu dan lain hal. kami hanya bisa menunggu kabar…

sekitar pukul 1.30 pagi,,, saya pun menerima kabar bahwa ayah saya baru saja menghembuskan nafas terakhirnya.

sedih? aah, jelas saja. menangis? tidak. saya tidak menitikkan air mata sedikitpun.. saya hanya berpikir keras apa yang bisa saya berikan kepada beliau saat itu, sepertinya diri ini belum merasa menjadi anaknya..

sampailah d suatu tempat,, saat itu saya hanya bisa menyaksikan ayah saya terbujur kaku. saya lupa, kapan terakhir kali saya berinteraksi dengan ayah saya, lebih dari satu tahun mungkin, bahkan ketika lebaran pun kami tidak bertemu..

saya, anak laki-laki nya,.. memandikannya, menshalatinya, memikul kerandanya, mengadzankan, memasang lahatnya, dan menguburnya… itulah momen terakhir yang bisa saya perbuat sebagai anaknya, dan itulah momen dimana saya benar-benar merasa berguna sebagai anak laki-laki.

tiba-tiba saja saya ingat lirik ini:

Tuhan tolonglah sampaikan sejuta sayangku untuknya

Ku terus berjanji tak kan khianati pintanya

Ayah dengarlah betapa sesungguhnya ku mencintaimu

Kan ku buktikan ku mampu penuhi maumu…

*untuk 2 hal yang takkan terlupakan, PSAF, ayah…

#siang ramadhan..dengan semangat kerinduan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s