PKM oh PKM

inilah momentum pertama saya tertarik dengan yang namanya PKM. saya menemukan passion tersendiri ketika mencetus ide-ide yang baru, dari hal-hal yang sederhana hingga rumit. saya baru merasakan guna nya saya belajar kimia(terutama), karena di situlah saya melihat aplikasi yang berhubungan langsung dengan teori2 yang slama ini saya pelajari dalam kondisi abstrak dan bikin ngantuk.

H-6
mulai dengan mencetuskan bahwa minyak kelapa bisa menggantikan peran minyak ikan untuk susu formula bayi. kenapa harus digantikan? karena minyak kelapa lebih murah, lebih ekonomis. di dalam 40% kandungannya terdapa asam laurat yang juga ada dalam kandungan ASI. karena ia mengandung asam lemak rantai sedang yang sangat banyak manfaatnya bagi tubuh. ia juga mengandung kadar omega 3 meskipun sedikit.

H-3
setelah konsultasi dengan prof. ternyata omega 3 yang dihasilkan minyak kelapa belum tentu sama dengan omega 3 yang dihasilkan dari minyak ikan. minyak ikan mengahasilkan AA dan DHA, sedangkan minyak kelapa??? tidak ada sumber yang pasti yang menyebutkan jika ia omega 3nya mengandung AA dan DHA.

kami harus mengubah judul, kali ini tentang potensi minyak kelapa untuk  meningkatkan kadar nutrisi dalam susu formula bayi. ok, kami siap untuk berubah haluan…namun timbul berbagai pertanyaan baru, bagaimana cara memasukkan asam laurat -yang terdapat pada minyak kelapa-kedalam susu formula?? jika slama ini ASI mengandung asam laurat, apakah dalam susu formula tidak terdapat asam laurat? mengapa tidak ada sumber yang menyatakan bahwa asam laurat menjadi salah satu komposisi susu formula??

H-2
Dapatlah kami tentang satu pengetahuan baru bahwa ternyata,,, bahan dasar susu formula itu adalah susu sapi, dan didalam susu sapi, terdapat sedikit asam laurat…habisssslah kami.,, untuk apa kami menambahkan minyak kelapa jika komponen yang kami tambahkan tenyata sudah ada?? yupzz, di putuskan saat maghrib bahwa kami tidak jadi membuat PKM.

ba’da maghrib,, saya masih berpikir.. so what klo di susu sapi terdapat asam laurat?? menurut sumber yang saya baca, komposisi asam laurat, jika semakin banyak,, maka akan semakin baik untuk bayi. itulah sebab mengapa ibu hamil harus sering minum kelapa muda, agar kadar asam laurat pada ASInya meningkat. dari  3% menjadi 50%. saya pun pernah membaca salah satu literatur bahwa, di rumah sakit, susu formula ditambahkan asam laurat. Artinya, bisa jadi memang slama ini kadar asam laurat yang dibutuhkan di susu bayi itu masih kurang dan perlu ditambahkan.

maka saya putuskan untuk tetap membuat PKM ini..
pukul 21.30. mulai membuat dengan melihat referensi PKM orang lain yang sudah lolos ke dikti. sekitar pukul22.20an-23.40an: ketiduran. 23.40-1.15an mengerjakan lagi. kali ini optimis bisa selesai karena menemukan fakta-fakta baru yang makin mendukung. makin mudah untuk mengembangkan outline, kerangka berpikir makin nyata, copas link sumber ke word untuk persiapan daftar pustaka… dan puncaknya adalah.. laptop yang harganya 2juta yang baterenya sudah rusak dan chargernya juga mulai rusak ini membuat masalah yang menghancurrrrkan PKM itu…

Laptop mati secara tiba-tiba. oke, ga masalah, hal biasa.. namun, ketika laptop ini dinyalakan kembali…. MasyaAllah,, semua dokumen yang sudah dibuat tidak terkena Autosave… Autosave terakhir ternyata pukul 11.40 siang.. Yaaa Rabb..ingin menangis saja. terlalu jauh untuk mengulang dari awal.. 20 menit saya merenung.. dan saya putuskan untuk tidak melanjutkannya..

Semoga itu adalah keputusan yang bijak. ini belum waktunya saya berkarya, ini belum momentum saya untuk bermain dengan PKM. Cukup Tuhan memberikan perasaan seru kepada saya melalui proses pendek beberapa hari tanpa harus merasakan hasil. Saya yang biasanya hanya bicara politik,leadership,atau strategi saja.. beberapa hari ini telah berubah jadi saintis …

yah, semoga dimomen lain saya benar2 bisa main lagi dengan PKM-PKM dan sejenisnya..dan semoga itu adalah waktu yang tepat. amin…

Kamis 3 maret 2.38pagi.. @sekret bemmipa.
Advertisements

One thought on “PKM oh PKM

  1. hahaha……….

    keren keren ceritanya…. 🙂

    sedih-bahagia-sedih-bahagia,,

    endingnya,
    not happy ending, ya ya ?
    eniwei, gapapa gan, yang penting nyoba.. 🙂

    *jadi inget, punya cerita unik juga tentang 3huruf itu 😛

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s