ketika amanah hampir saja menghampiri


/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;}

ketika amanah itu hampir saja menghampiri, saya baru menyadari bahwa saya tak bisa terus bersikap layaknya orang yang bebas,, saya menyadari, diri ini semakin tua, tidak banyak lagi orang yang mengerti dan memahami saya, namun smakin banyak hal yang harus saya pahami..
Ketika amanah itu hampir saja menghampiri, barulah saya menyadari bhw diri ini masih belum layak diteladani, belum patut dicontoh, masih jauh dari kata baik. masih terlalu banyak kesalahan yang di perbuat, masih banyak apologi-apologi terhadap diri…
Ada kata bijak yang mengatakan, keras lah terhadap hidupmu, atau hidup akan keras terhadapmu.. agak pusing ketika memikirkan kata-kata tersebut.. kadang, diri ini memang manja, masih belum cukup serius menjalani kehidupan, banyak momentum-momentum yang membuat diri ini menyesal, menyesal karena tidak berusaha lebih keras.. banyak kata-kata pengandaian yang akhirnya keluar dari mulut ini..”andai saja bisa mengendalikan diri lebih baik, andai saja lebih keras”..
Sering diri ini memasang targetan,,, nti klo gw jadi “ini”, gw bakal lebih baik lagi,, nti klo gw jadi “itu” gw bakal berubah deh ga boleh brsikap jelek lagi… Hmmm… kenapa harus menunggu “posisi” baru bisa brubah? kenapa tidak dimulai dari sekarang saja brubahnya? tak perlu lah menunggu amanah atau posisi datang kepada kita, baru kita berubah…
yaaa,, teringat sebuah perkataan seseorang,, amanah itu memang menuntun dan menuntut.. Mungkin itu alasan mengapa banyak orang yang berubah ketika ia menjadi ini itu. karena amanah/posisi itu menuntun kita dan menuntut kita untuk mengubah cara pandang dan cara bersikap kita sesuai dengan peran yang kita ambil.
Ya, saya msi belum cukup keras terhadap hidup.. masih banyak yang harus diperbaiki,, apapun posisi saya sekarang, saya adalah makhluk yang memiliki sesuatu, yang biasa di sebut tanggung jawab.. maka, ubahlah diri ini jadi lebih baik..
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s